Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Jokowi
Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Jokowi
Dalam pemerintahan rezim Jokowi yang berlangsung pada periode 2014-2018, terdapat paket kebijakan yang ditawarkan kepada publik untuk kemudian diimplementasikan secara real dalam kebijakan ekonomi dalam negeri. Adapun beberapa hal terkait peket kebijakan tersebut yaitu:
Dalam pemerintahan rezim Jokowi yang berlangsung pada periode 2014-2018, terdapat paket kebijakan yang ditawarkan kepada publik untuk kemudian diimplementasikan secara real dalam kebijakan ekonomi dalam negeri. Adapun beberapa hal terkait peket kebijakan tersebut yaitu:
Pertama
Paket kebijakan yang pertama berorientasi pada cara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Beberapa yang dilakukan dalam mendorong pertumbuhan tersebut adalah pemberian insentif dan kemudahan untuk para pemangku kepentingan dalam perekonomian dalam negeri seperti proses deregulasi untuk investor dan subsidi bungan kredit untuk sektor usaha menengan, kecil dan mikro. Selain itu ada juga proyek pembangunan rumah murah bagi masyarakat menengah kebawah.
Paket kebijakan yang pertama berorientasi pada cara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Beberapa yang dilakukan dalam mendorong pertumbuhan tersebut adalah pemberian insentif dan kemudahan untuk para pemangku kepentingan dalam perekonomian dalam negeri seperti proses deregulasi untuk investor dan subsidi bungan kredit untuk sektor usaha menengan, kecil dan mikro. Selain itu ada juga proyek pembangunan rumah murah bagi masyarakat menengah kebawah.
Kedua
Dalam paket kebijakan ekonomi yang kedua, memiliki orientasi dan fokus dan menarik investor. Adapun hal-hal yang ditawarkan pemerintah dalam menarik investor menggunakan lima cara:
Dalam paket kebijakan ekonomi yang kedua, memiliki orientasi dan fokus dan menarik investor. Adapun hal-hal yang ditawarkan pemerintah dalam menarik investor menggunakan lima cara:
1. Mempermudah/menyerdehanakan proses perijinan.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan iklim investasi lebih kondusif, sehingga para investor akan lebih tertarik berinvestasi.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan iklim investasi lebih kondusif, sehingga para investor akan lebih tertarik berinvestasi.
2. Menurunkan pajak bunga deposito untuk eksportir.
Dalam rangka menaikkan daya saing pelaku ekonomi dalam negeri, maka penurunan pajak ini
Dalam rangka menaikkan daya saing pelaku ekonomi dalam negeri, maka penurunan pajak ini
bertujuan agar menjadi insentif bagi para eksporir sehingga tidak menyimpan devisa hasil ekspor \
di luar negeri.
3. Pengesahan tax holiday dan tax allowance.
Pengesahan ini bertujuan untuk mengoptimalkan insentif tax holiday dan tax allowance dengan cara
Pengesahan ini bertujuan untuk mengoptimalkan insentif tax holiday dan tax allowance dengan cara
mempercepat proses perizinan bagi wajib pajak yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan
kedua intensif tersebut.
4. Bebas PPN untuk pembelian secara impor alat angkut tertentu.
Alat-alat tertentu yang dimaksud adalah alat yang dalam penggunaannya digunakan untuk
Alat-alat tertentu yang dimaksud adalah alat yang dalam penggunaannya digunakan untuk
optmalisasi pembangunan infrastruktur dan perkonomian.
5. Dukungan Pemerintah Daerah
Dalam menunjang paket kebijakan yang diimplementasikan, maka pemerintah daerah memberikan
Dalam menunjang paket kebijakan yang diimplementasikan, maka pemerintah daerah memberikan
dukungan penuh terkait perihal yang menyangkut pengaplikasian kebijakan.
Ketiga
Persaingan ekonomi global yang memberikan tekanan dalam perkonomian global, membuat dirasa perlu untuk menguatkan daya saing dunia usaha agar perekonomian Indonesia dapat mengambil posisi dalam persaingan dunia. Oleh karena itu beberapa insentif dikeluarkan dengan tujuan untuk menurunkan biaya perusahaan dalam proses produksi dan membperoleh tambahan modal. Hal-hal yang dilakukan dalam meningkatkan daya saing perkeonomian adalah sebagai berikut:
Persaingan ekonomi global yang memberikan tekanan dalam perkonomian global, membuat dirasa perlu untuk menguatkan daya saing dunia usaha agar perekonomian Indonesia dapat mengambil posisi dalam persaingan dunia. Oleh karena itu beberapa insentif dikeluarkan dengan tujuan untuk menurunkan biaya perusahaan dalam proses produksi dan membperoleh tambahan modal. Hal-hal yang dilakukan dalam meningkatkan daya saing perkeonomian adalah sebagai berikut:
1. Perluasan wirausahawan penerima KPR
2. Penurunan harga gas, BBM, dan listrik
3. Penyederhanaan izin pertahan dalam kegiatan penanaman modal.
2. Penurunan harga gas, BBM, dan listrik
3. Penyederhanaan izin pertahan dalam kegiatan penanaman modal.
Keempat
Untuk mendorong produktivitas pekerja dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi maka pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan upah minimum tahunan dan pemberikan kredit modal kerja untuk produsen barang ekspor.
Untuk mendorong produktivitas pekerja dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi maka pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan upah minimum tahunan dan pemberikan kredit modal kerja untuk produsen barang ekspor.
Comments
Post a Comment